Gejala Usus Buntu Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

Gejala Usus Buntu Pada Anak – Penyakit usus buntu adalah peradangan yang terjadi pada usus buntu atau apendiks. Penyakit ini tidak hanya di alami oleh para orang dewasa saja , namun juga berpotensi dialami oleh anak anak.

Parahnya , gejala usus buntu yang dialami oleh anak anak sangat berbeda dengan orang dewasa pada umumnya sehingga akan sangat sulit untuk terdeteksi. Apalagi jika anak anak yang masih berusia di bawah 10 tahun yang masih sulit mengutarakan keluhan yang mereka rasakan.

Radang Usus Buntu Pada Anak, Kenali Gejala dan Penanganannya | HonestDocs

Oleh sebab itu kalian para orang tua harus mengetahui perubahan yang tampak pada perilaku anak maupun kondisi tubuh si kecil agar dapat ditangani dengan cepat. Berikut adalah gejala gejala usus buntu yang terjadi pada anak anak.

Perut Bengkak Dan Kembung

Beberapa kasus usus buntu yang terjadi pada anak anak tidak memberikan rasa nyeri pada mereka melainkan mengalami perut yang bengkak, kembung, dan terasa empuk ketika ditepuk pelan. Kasus sbobet mobile seperti ini biasanya hanya terjadi pada anak yang berusia di bawah 2 tahun.

Hilang Nafsu Makan Dan Mual

Jika si kecil kehilangan nafsu makan yang disertai dengan mual mual , wajib untuk kalian para orang tua lebih memperhatikan kondisi kesehatannya. Biasanya hal ini disebabkan oleh peradangan dan infeksi pada usus buntu. Hal itu yang akhirnya membuat alam bahwa sadar anak untuk menghindari konsumsi zat apa pun yang membuat kondisinya semakin parah.

Demam

Demam menjadi respon alami tubuh ketika diserang infeksi dan peradangan. Oleh sebab itu demam bisa menjadi salah satu gejala si kecil mengalami usus buntu. Namun biasanya demam yang dialami oleh anak tidak terlalu tinggi dan disertai dengan gejala lain seperti menggigil dan berkeringat banyak.

Sakit Perut Di Bawah Kanan

Perut bawah kanan merupakan lokasi apendiks atau usus buntu pada manusia. Kalian harus mewaspadi jika anak kalian mengalami keluhan di area tersebut. Penyebab rasa nyeri ini biasanya disebabkan oleh adanya jaringan limfa atau kotoran (feses) yang mengeras sehingga menyumbat rongga usus buntu. Sumbatan itu yang akhirnya menjadi lahan bagi bakteri untuk berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Diare

Diare menjadi gejala usus buntu terakhir yang sering di alami oleh anak anak. Biasanya anak anak yang mengalami gejala ini cenderung lebih sering muncul apabila lokasi peradangannya berada di dekat rongga panggul. Hal tersebut membuat infeksi pada usus buntu ikut mengiritasi rektum atau usus besar sehingga bisa menyebabkan diare saat mengalami usus buntu.

Nah itulah beberapa gejala usus buntu yang biasanya di alami oleh anak anak. Jika salah satu gejala di atas di alami oleh anak kalian , segera periksakan kondisi mereka ke dokter terdekat agar tidak semakin parah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>